Tag Archives: smanses

Kemenangan PASKIBRA SMANSES

Senin (25/03), SMA Negeri 11 Makassar dihebohkan lagi dengan diraihnya piala-piala hasil lomba Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) SMANSES yang dilaksanakan mulai hari Kamis (21/03) hingga hari Minggu kemarin (24/03). Lomba-lomba khusus untuk Paskibra tersebut dilaksanakan di Bajeng, Gowa Sulawesi Selatan. Tak tanggung-tanggung, dari 10 perlombaan yang dilaksanakan, Paskibra SMANSES berhasil membawa pulang 9 piala dengan kejuaraan-kejuaraan sebagai berikut :

  • Juara I debat bahasa indonesia
  • Juara I Cerdas Cermat
  • Juara II Pidato bahasa indonesia
  • Juara II LKBBc(lomba kecakapan baris berbaris)
  • Juara I LTUS
  • Juara I tarik tambang
  • Juara II balap karung
  • Juara II Cheers Boy
  • Juara II akustik

 

Diharapkan agar prestasi yang diraih oleh Paskibra SMANSES dapat bertahan dan ditingtkatkan lagi untuk selanjutnya.

Olimpiade Medspin Tingkat Nasional di Surabaya


Kepulangan Muh. Ariiq Syaifullah  atau yang akrab disapa Ariiq dan kawan-kawan tentu saja membawa sejuta rasa penasaran mengenai olimpiade yang baru saja di ikuti mereka, yakni Olimpiade Medspin yang digelar di Surabaya beberapa hari lalu. Biologi, kimia, fisika dan ilmu kedokteran adalah mata pelajaran yang dilombakan rupanya mampu ditakhlukan oleh Ariiq, siswa kelas XI IPA 1 SMAN 11 Makassar berserta beberapa orang lainnya yang turut membawa nama sekolah hingga tingkat nasional.

Ariiq memaparkan bahwa ada dua tim yang membawa nama sekolah,timnya dan tim Adityo. Jumlah soal yang diujikan pada Olimpiade Medspin adalah 120 nomor dan harus diselesaikan dalam waktu 100 menit jadi disinilah dibutuhkan kerja sama tim yang baik untuk mencapai hasil yang maksimal dan hal ini diaplikasikan dengan baik oleh tim Ariiq yang mampu lolos di tingkat Provinsi Sulawesi Selatan dan tentunya berhak  mengikuti Tabulasi Nasional serta berangkat ke Surabaya dan tim Adityo terpaksa harus mundur di babak ini dengan membawa peringkat ke 13. Disana mereka berhasil meraih peringkat ke 32.

Akhirnya pada perempatan finalah langkah mereka harus terhenti karena timnya berada pada posisi ke 110 dari 128 perserta. Walaupun Tim Ariiq tidak bisa melanjutkan ke perempatan final, tetapi mereka sudah cukup puas dapat menjadi wakil ke Surabaya dan mendapat peringkat ke 32 yang tidaklah mudah.

Saat ditanya mengenai motivasi belajarnya, Ariiq mengungkapkan, “jangan pernah ada perasaan tidak suka terhadap salah satu bahkan semua mata pelajaran” dan juga “anggaplah dirimu mati apabila kau tidak menyukai pelajaran tersebut”

Reporter :

Regita Pratiwi (X.Khusus)

Anis Ammar Mihdar (X.3)

Hestry Parenrengi (X.2)