Tag Archives: lomba

Lomba SONIX

Smanses.News – SONIX kembali diadakan oleh salah satu organisasi SMAN. 11 Makasaar yaitu Pramuka. Lomba yang diadakan setiap tahun ini dimulai pada tanggal 24-26 Oktober bertempat di SMAN. 11 Makassar. Ada 9 lomba utama dalam kegiatan lomba ini, 2 lomba pendukung, serta diadakan aksi social yaitu scalling gigi dan anjangsana panti jompo.

“Lomba ini merupakan bagian dari proker Pramuka yang pada pembukaannya kali ini bertepatan dengan anniversary Impeesa Scout, Pramuka SMAN. 11 Makassar.” Ujar Annisa Nurul Faradiba salah satu anggota Pramuka SMAN. 11 Makassar saat diwawancarai.

“Persiapan untuk perlombaan ini dilakukan sejak bulan Agustus-Oktober, tepatnya sampai kemarin, sehari sebelum lomba berlangsung. Banyak persiapan yang dilakukan untuk menyelenggarakan kegiatan lomba ini, seperti pencarian dana, pengurusan surat izin dan juga undangan.” Tambahnya lagi

SONIX kali ini adalah yang kelima kalinya diadakan oleh Pramuka SMAN. 11 Makassar. Memperebutkan sebuah piala bergilir, piala tetap, trophy tiap lomba, sertifikat, plakat, dll. Lomba ini juga diikuti berbagai sekolah SeKota Makassar dan KAB. Gowa, diantaranya SMAN. 3, SMAN. 5, SMAN.8, SMAN. 12, dll.

Narasumber: Annisa Nurul Faradiba (XI MIA 4)
Reporter: Arvin Randa (XI IIS 2), Putri Dwiyanti M. (XI MIA 4)

Olimpiade Medspin Tingkat Nasional di Surabaya


Kepulangan Muh. Ariiq Syaifullah  atau yang akrab disapa Ariiq dan kawan-kawan tentu saja membawa sejuta rasa penasaran mengenai olimpiade yang baru saja di ikuti mereka, yakni Olimpiade Medspin yang digelar di Surabaya beberapa hari lalu. Biologi, kimia, fisika dan ilmu kedokteran adalah mata pelajaran yang dilombakan rupanya mampu ditakhlukan oleh Ariiq, siswa kelas XI IPA 1 SMAN 11 Makassar berserta beberapa orang lainnya yang turut membawa nama sekolah hingga tingkat nasional.

Ariiq memaparkan bahwa ada dua tim yang membawa nama sekolah,timnya dan tim Adityo. Jumlah soal yang diujikan pada Olimpiade Medspin adalah 120 nomor dan harus diselesaikan dalam waktu 100 menit jadi disinilah dibutuhkan kerja sama tim yang baik untuk mencapai hasil yang maksimal dan hal ini diaplikasikan dengan baik oleh tim Ariiq yang mampu lolos di tingkat Provinsi Sulawesi Selatan dan tentunya berhak  mengikuti Tabulasi Nasional serta berangkat ke Surabaya dan tim Adityo terpaksa harus mundur di babak ini dengan membawa peringkat ke 13. Disana mereka berhasil meraih peringkat ke 32.

Akhirnya pada perempatan finalah langkah mereka harus terhenti karena timnya berada pada posisi ke 110 dari 128 perserta. Walaupun Tim Ariiq tidak bisa melanjutkan ke perempatan final, tetapi mereka sudah cukup puas dapat menjadi wakil ke Surabaya dan mendapat peringkat ke 32 yang tidaklah mudah.

Saat ditanya mengenai motivasi belajarnya, Ariiq mengungkapkan, “jangan pernah ada perasaan tidak suka terhadap salah satu bahkan semua mata pelajaran” dan juga “anggaplah dirimu mati apabila kau tidak menyukai pelajaran tersebut”

Reporter :

Regita Pratiwi (X.Khusus)

Anis Ammar Mihdar (X.3)

Hestry Parenrengi (X.2)